Dampak Ekonomi Indonesia Ketika Trump Jadi Presiden

Hampir setiap negara didunia pastinya menyadari besar pengaruh negara adi kuasa yaitu Amerika Serikat terhadap negara-negara berkembang. Karena, negara ini termasuk negara yang sering melakukan investasi terhadap negara berkembang khususnya Indonesia.

Diketahui pada tanggal 20 Januari 2017 adalah hari bersejarah Amerika, dimana negara paman sam ini akan melantik presidennya yang ke 45 yaitu Donald Trump. Trumo merupakan pengusaha asal Amerika yang terpilih menjadi presiden Amerika karena berhasil mengalahkan saingannya yaitu Hilarry Clinton pada pemilihan presiden yang dilakukan di hari Selasa, 8 November 2016 ini.

Sayangnya, sepertinya tidak banyak yang menyukai presiden Amerika yang berasal dari Partai Republik ini, banyak sentiment global yang terjadi terhadap Trump yang banyak bepngaruh terhadap faktor ekonomi. Hal ini dikarenakan ucapan Donald Trump yang cukup kontoversi pada pidatonya saat menjadi calon presiden. Salah ‘pernyataan Trump’ yang tidak menyenangkan tersebut salah satunya adalah melarang beberapa negara dan agama masuk ke Amerika. Tentu, hal seperti itu dipandang tidak wajar dan membuat orang kesal, seperti yang kiata ketahui, tentunya banyak orang-orang tau pembisnis yang datang ke Amerika yang pastinya bisa mendatangkan banyak keuntungan untuk negara itu tersebut.

Akan tetapi, bagaimana dampaknya terhadap perekonomian Indonesia?

Amerika dan Indonesia termasuk negara yang memiliki hubungan kerja sangat baik dalam hal ekspor dan impor barang. Ternyata, tanpa kita ketahui terpilihnya Trump tersebut mempengaruhi nilai tukar rupiah, Menteri keuangan mengatakan nilai tukar rupiah bergejolak akibat dari pengaruh sentiment global terhadap terpilihnya Trump tersebut.

Akan tetapi, pemerintah berjanji akan mengelola dan mereka juga akan menjelaskannya kepada pelaku pasar keuangan, agar tidak menjadi resah taupun khawatir terhadap adanya rumor yang sedang menimbulkan ketidakpastian terhadap perkembangan atau kondisi ekonomi global tersebut.

Saat ini perekonomian Indonesia masih terbilang baik dibanding dengan negara-nergara berkembang lainnya, sehingga sebagai rakyat Indonesia kita tidak begitu perlu Khawatir. Walau begitu banyak yang merasa khawatir di pasar Trump, sangat rentan sekali terjadi kekacauan global dan juga politik di situasi finansial yang rapuh sekarang ini dan membuat kegelihasan di kalangan investasi untuk Indonesia.

Bukan hanya itu, ternyata IHSG juga ikut turun di Bursa Efek Indonesia, yang turun sebesar 1,28% menjadi 5.380,64, hal ini juga sama dengan 45 saham unggulan tau bisa disebut LQ45 yang turun sebesar 1,90 % menjadi 908,66.

Hal ini kembali dikarenakan sentiment negative terhadap kemenangan trump, ya walau begitu tentunya kita berharap semua hal tentang ekonomi Indonesia akan baik-baik saja, walau Donald Trump menjabat sebagai presiden Amerika Serikat. Begitu pula dengan kerja sama antar kedua negara, ada baiknya kita pun berharap tidak ada yang dirugikan akan hal tersebut.